Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

cita cita

  • Ketika masih kecil saya memiliki sebuah cita-cita, cita-cita saya ingin menjadi dokter gigi. Tapi semua itu pupus karena orang tua saya tidak setuju, karena untuk menjadi dokter gigi membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
  •    Saya pun mengubur dalam-dalam cita-cita itu. Ketika saya duduk di bangku kelas tiga smp, saya mulai sadar bahwa hukum di indonesia sudah tidak berjalan seperti semestinya,hukum berlaku bagi rakyat kecil tapi tidak berlaku bagi para rakyat atas dan para pejabat.
  •    Karena saya sangat cinta keadilan, saya ingin ikut menegakkan hukum di Indonesia, sejak saat itu saya ingin menjadi Hakim, Hakim yang adil tentunya, tapi orang tua saya kembali tidak menyetujuinya, alasannya karena takut saya nanti di tugaskan di luar kota.
  •    Saat itu saya mulai bingung, tapi ketika duduk di bangku Sma saya kembali menemukan keinginan saya, saya ingin menjadi guru bahasa inggris, cita-cita saya itu kembali tidak di setujui oleh orangtua saya, tapi karena keinginan saya untuk menjadi guru bahasa inggris sangat besar.         Meskipun saya tahu, kemampuan saya dalam berbahasa inggris sangat sedikit, tapi saya tidak akan berhenti berusaha dan suatu saat nanti saya akan membuktikan pada orangtua saya kalau saya bisa dan saya ingin membuat mereka bahagia. I never give up J

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

>